Posts

Game Ini Sudah Punah di Kampung Kami (1)

Image
Ilustrasi Game Sambai. (pixabay.com) Masa kecil adalah masa keemasan, sebab pekerjaan anak sekolahan kerjaannya hanya bermain dan bermain. Tidak ada tanggung jawab yang membuat kepala menjadi berat, seperti menderita karena merasa jomblo, pekerjaan tetap yang belum dapat, skripsi belum kelar, hingga mahar yang kian mahal. Anak kecil hanya mempunyai pekerjaan sekolahan yang harus diselesaikan di rumah (PR), itupun dapat diakali dengan datang lebih awal kesekolah lalu menyontek pada teman yang sudah selesai, sebelum dentingan bel masuk sekolah dimulai. Kalau PR tidak jumpa pada pelajaran jam pertama maka beruntung dapat dilanjutkan saat jam istirahat. (pengalaman pribadi nih, hehe)

Postingan Pertama 2015

Saya mohon Anda tak perlu sibuk-sibuk membaca postingan ini. Tulisan ini hanya untuk mengisi kekosongan blog yang sudah lima bulan saya tinggalkan, boleh dikatakan tulisan ini, lagi-lagi hanya untuk melepas kerinduan, agar blog ini tidak seperti rumah kosong yang tidak berpenghuni, hanya ada perabotan postingan yang sudah usang. Sebenarnya jari-jari saya sudah letih menari, tapi bukan untuk memajang kata di blog sederhana ini, melainkan, menjejal kata di Ms. Word untuk tugas akhir kampus. Boleh jadi, perhatian saya yang terlalu banyak untuk keburu memakai toga, maka, blog saya terbengkalai, layu bagai bunga yang lama tak disiram.

Cara Download Foto di Instagram

Image
Screen Captured di Play Store Salah satu aplikasi yang wajib terpasang di Android saya adalah Instagram. Media sosial berbagi foto dan video ini menjembatani hobi saya sebagai salah satu penyuka fotografi. Aplikasi fenomenal yang didirikan oleh Kevin Systrom dan Mike Krieger ini mempunyai ratusan jutaan pengguna dengan jumlah foto sekitar 21,9 miliar lebih, jumlah ini meningkat setiap harinya.

Ayah, Senyum dan Sarung

Jujur saja, sebagai anak saya tidak pernah menghadiahi apapun untuk orang tua, saya hanya punya keinginan yang selalu tidak kesampaian, barangkali, saya terlalu egois karena selalu memikirkan diri sendiri, sebab saya sangat mampu membeli sesuatu, untuk saya hadiahi kepada orang tua, khususnya Ayah. Sampai berpulang menghadap Ilahi, saya tidak menghadiahi apapun kepada ayah. Waktu itu umur Ayah memasuki usia 81, menjalani sisa hidupnya Ayah hanya bisa berbaring di kamar tidur. Tubuhnya yang sudah tua tidak bisa berbuat banyak, matanya tidak bisa terang lagi, Ayah perlu dibantu pada saat ingin mandi.

Sampai Jumpa Usia Tua

Lagi-lagi blog saya kosong postingan akhir-akhir ini. Saya selalu merasa sedih saat mengetik blog ini di browser. Bagaimana tidak, hobi menulis, yang mulai saya sukai sejak duduk di bangku kelas tiga SMA, tidak sepenuhnya saya salurkan di blog, padahal ini media yang sangat tepat. Melihat blog yang kelamaan absen postingan membuat saya gatal untuk menulis sesuatu, walau tak ada ide sekalipun. Saat menulis postingan ini, saya juga tak punya ide. Namun hasrat untuk membuat blog ini punya postingan baru, membuat saya harus menulis sesuatu. Sesuatu yang tidak saya pedulikan apakah bagus, penting, menarik, dan sebagainya.

Wajah Resmi iPhone 6

Image
iPhone 6 baru saja dikenalkan di Cupertino, California, 9 September 2014 lalu. Gadget yang sudah lama ditunggu-tunggu ini hadir dengan dua varian, yaitu iPhone 6 dan iPhone 6 Plus. Postingan ini tidak mengupas lebih lengkap tentang 'isi dalam' brand warisan Steve Jobs tersebut. Saya hanya memposting foto-foto  printscreen  penampakan iPhone terbaru ini, dari situs resmi Apple.com. Sebab saya penasaran dengan wajah terbaru iPhone 6, besutan Jonathan Ive, otak desainer produk Apple.

Beruntung, Facebook Department Menangkan Saya Rp9,6 Miliar

Image
SIAPA saja patut bergirang saat menerima pesan kabar gembira, apalagi jika kabar tersebut persoalan rupiah yang menggunung. Ya, seperti kebanyakan, pesan-pesan itu banyak muncul tiba-tiba. Apalagi di layar handphone yang bahkan terjadi saban hari. Tak hanya sebuah pesan singkat, angin segar itu juga berhembus via obrolan. Awalnya pesan singkat yang 90% penipuan itu berhasil menjerat korban. Tapi, seiring waktu, pengguna IT kian cerdas.